Jumat, 06 November 2015

KETIDAKSUBURAN DAN KANKER PAYUDARA

Ketidaksuburan terjadi jika pasangan suami istri yang dalam setahun berhubungan seksual normal dan tanpa upaya pencegahan, tetapi tidak hamil. Hal itu berlaku bagi pasangan yang berumur 20-30 tahun. Bagi pasangan yang menika lebih tua, batasan waktu menjadi lebih singkat. Dalam hal infertilitas, baek pria maupun wanita mempunyai peluang yang sama. Namun selama ini kerap kali pihak perempuan menjadi "tertuduh" dalam kasus infertilitas. Hal itu terjadi karena kaum pria tidak menyadari infertilitas. Sejauh fungsi seksnya baek, pria merasa infertilitasnya juga baek. Penyebab lamanya mempunyai momongan sangat kompleks seperti penyumbatan sel telur. Penundaan usia pernikahan karena alasan tertentu juga memicu infertilitas. Dampak dari penundaan pernikahan, terutama bagi perempuan adalah berkurangnya sel telur.


Infertilitas pada perempuan adalah sebuah istilah yang merujuk kepada para perempuan yang tidak mampu hamil dan melahirkan seorang bayi. Perempuan di katakan tidak subur jika tidak mampu hamil meskipun sudah berusaha mengupayakan beberapa cara selama satu tahun atau bahkan lebih. Sistim reproduksi perempuan lebih rumit di bandingkan laki-laki. Karena laki-laki bisa menghasilkan sperma setiap hari, sedangkan perempuan hanya menghasilkan satu sel telur matang setiap bulan, itupun jika kondisi kesehatan sistim reproduksi normal.



Kasus Yang Terjadi


Bisa saja terjadi kebahagiaan setelah lama menunggu hadirnya seorang bayi mungil yang di harapkan segera datang, apapun caranya bisa terjadi akan tetapi terkadang selalu ada resiko yang sering datang tidak di sangkah setelah datang kebahagiaan itu sampai. Contohnya sering terjadi pada perempuan yang melakukan inseminasi buatan dan sekali hamil. Akan tetapi bayi yang tidak akan bisa bertahan lebih lama, kemungkinan biasanya hanya lima pekan saja. Itulah yang menyebabkan betapa bahagianya ketika menjalani program bayi tabung dan bayi kembar. Sayangnya ketika usia kandungan 6 bulan, sang ibu kembali keguguran. Dan kedua janin meninggal. Dia mengalami flek dalam rahim. Selaen itu, terdapat benjolan di payudara sebelah kanan dan kiri. Hasil dari mamografi menunjukkan pada payudara kanan hanya kista, payudara kiri kanker stadium dua. Hasil diagnosis menyatakan bahwa hormonal tidak seimbang, tekanan rendah, embrio satu dan pencernaan tidak bagus.



Resep Yang di Butuhkan


  1. Batu cina (Artemivulgaris), memanfaatkan daun baru cina dengan 15 gram.
  2. Cabai jawa (Piper retrofractum), memanfaatkan buahnya dengan 15 gram.
  3. Daun dewa (Gynura segetum), memanfaatkan daunnya daun dewa dengan 20 gram.
  4. Daun ungu (Graptophyllum pictum), memanfaatkan daunnya daun ungu dengan 20 gram.
  5. Sirsak (Annona muricata), memanfaatkan daunnya sirsak dengan 20 grm.
  6. Tapak darah (Catharanthus roseus), memanfaatkan bunganya dengan 10 gram.
  7. Teki (Cyperus rotundus), memanfaatkan semua bagian tanaman dengan 15 gram.



Khasiat Ramuan 



Khaisat daun sirsak sebagai antioksidan kuat yang dapat memperbaiki kedua payudara. Tapak darah adalah untuk mengatasi kanker payudara, sedangkan daun dewa adalah untuk keseimbangan hormonal, cabai jawa untuk menyuburkan rahim, batu cina untuk menyeimbangkan hormonal, dan teki adalah untuk kelenjar tiroid.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar