Gagal ginjal merupakan ketidakmampuan ginjal melaksanakan fungsinya. Sementara gagal ginjal kronis adalah proses kerusakan pada ginjal dengan rentang waktu lebih dari 3 bulan. Juga gejala-
gejala dari fungsi ginjal memburuk yang tidak spesifik, dan kemungkinan termasuk perasaan kurang sehat serta mengalami nafsu makannya berkurang. Pada buah pinggang atau ren yang berfungsi menyaring darah untuk membersihkan dari segala kotoran dan sisa bermacam-macam proses di dalam tubuh itu sendiri. Ginjal juga berfungsi mengatur kadar mineral dan ion-ion dalam darah serta mengatur tingkat keasaman darah pada kisaran 7,35-7,45. Akibat dari gagal ginjal maka kadar zat-zat yang seharusnya dapat di buang melalui ginjal menjadi tertumpuk di dalam darah. Misalnya terjadi peningkatan kadar urin dalam darah. Gagal ginjal akut terjadi karena gangguan sirkulasi darah yang hebat serta sumbatan saluran kencing. Gangguan sirkulasi darah yang hebat terjadi pada penderita muntaber yang berat atau pendarahan hebat.
Sumbatan saluran kencing timbul akibat adanya batu, tumor atau pembesaran kelenjar prostat pada pria yang lanjut. Sementara itu, bentuk akut gagal ginjal timbul secara mendadak, penderita hanya dapat menghasilkan urine kurang dari 500 ml perhari atau tidak dapat kencing sama sekali. bentuk kronis di sebabkan oleh gangguan pada ginjal yang telah berlangsung lama.
Kasus Yang Terjadi
Penyakit ginjal kronis di identifikasi oleh tes darah untuk kreatinin. Tingginya tingkat kreatinin menunjukkan jatuh laju filtrasi glomerulus dan sebagai akibat penurunan kemampuan ginjal mengekskrikan produk limbah. Di saat kondisi semakin parah, pasien harus berada di kamar ICU Rumah Sakit, kondisi setiap pasien gagal ginjal tentu sangat memprihatinkan. Terkadang pasien tidak sadarkan diri. Biasanya itu di karenakan sebelumnya terdapat beberapa penyakit yang ia alami, semisal perna ia kena diabetes melitius dan darah tinggi, dan dengan mengonsumsi obat-obatan medis hingga berdampak ke gagal ginjal. Setelah di adakan pemeriksaan melalui foto maka di temukannya fungsi jantung yang tidak optimal, terdapat pula flek paru-paru, juga kantung empedu kotor dan berpasir.
Resep Yang di Butuhkan
- Daun dewa (gynura segetum), bagian tanaman yang di gunakan adalah daunnya, bobot 10 gram.
- Rosela (Hibiscus sabdariffa), pada tanaman yang di pakai adalah bunganya sekitar 10 gram.
- Bawang dayak (Eleutherine americana), pada tanaman yang di pakai adalag umbi sekitar 10 gram.
- Rumput mutiara (Hedyotis corymbosa), pada tanaman yang di pakai adalah daunnya 15 gram.
- Keji beling (Strobilanthes crispus), pada tanaman yang di pakai adalah daunnya 15 gram.
- Tapak liman (Elephantopus scabair), pada tanaman yang di pakai adalah daunnya 20 gram.
Khasiat Ramuan
Dalam ramuan ini terutama herbal rumput mutiara berkhasiat untuk memperbaiki metabolisme hati dan empedu. Umbi bawang dayak untuk memulihkan fungsi sel-sel pankreas. Bunga rosela untuk mengatasi tekanan darah tinggi, juga tapak liman mengembalikan fungsi ginjal, keji beling memaksimalkan fungsi empedu dan ginjal, dan daun dewa untuk membersihkan sistim peredaran darah. Sangat di anjurkan minum air putih yang banyak, lebih kurang delapan gelas perharinya.
Hasil dari melakukan pengobatan secara herbal melalui mengonsumsi ramuan-ramuan tradisional dengan rajin setiap harinya. Penggunaan konsumsi dua kali dalam sehari adalah sebelum makan yang lebih baek. InsyaAlloh dalam menjalani pengobatan sendiri secara rutin akan menemukan hasil sembuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar